UPT. PENGEMBANGAN BAHASA

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Semakin Viral, Webinar VIRAL Seri 3 Angkat Tajuk Teknologi Dalam Pembelajaran Bahasa Arab

Bahasa merupakan pintu menuju pemahaman. Tanpa bahasa, pemahaman akan sulit dielaborasi. Bahasa pula yang memungkinkan manusia untuk terus berkembang melalui pikiran. Islam merupakan panduan hidup yang merupakan anugerah dari Yang Maha Kuasa. Seperti disinggung oleh Q.S. Yusuf ayat 2, panduan ini membutuhkan suatu instrumen untuk dapat dipahami dengan baik. Instrumen itu adalah Bahasa Arab.

Moderator, Pemateri, dan Penyimak di Webinar VIRAL seri 3

Banyak yang menganggap bahwa memahami suatu konsep mesti diawali dengan kembali ke bagaimana konsep itu muncul dan disampaikan. Konsep-konsep panduan hidup dalam Islam dikatakan hanya mampu dipahami secara utuh bilamana Bahasa Arab, bahasa yang mengurai konsep-konsep itu pada awalnya, dikuasai dengan baik. Meski pernyataan tersebut terlampau tendensius, tak dapat dipungkiri bahwa bahasa punya caranya sendiri memaparkan suatu pandangan tentang hidup dan dunia. Demikian pula Bahasa Arab, tentu kaya dengan khazanahnya sendiri.

Menyambut antusiasme penyimak dua seri VIRAL sebelumnya, UPT Pengembangan Bahasa IAIN Kendari kembali menyuguhkan VIRAL seri 3 bertajuk Teknologi Dalam Pembelajaran Bahasa Arab yang menghadirkan Pendiri sekaligus Rektor Parahikma Indonesia, Prof. Dr. Azhar Arsyad, MA. dan Dosen serta Pendiri Lisanul Arab, Dr. Nasaruddin, M.Ed. Webinar ini mulai tayang pukul 09.00 WITA melalui ruang seminar Zoom yang disokong dengan sesi Youtube Live.

Dr. Imelda Wahyuni, M.Pd. kembali menjadi moderator dalam Webinar VIRAL Seri 3 kali ini.

Webinar seri 3 kali ini dipandu oleh Dr. Imelda Wahyuni, M.Pd. dan disaksikan pula oleh jajaran pimpinan IAIN Kendari. Warek I Bidang Akademik, Dr. Husain Insawan, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini yang begitu aktif menghadirkan pertemuan atau kajian akademik tanpa terhalang situasi PSBB yang masih berlaku. Beliau juga mewakili institusi IAIN Kendari menyampaikan terima kasih kepada para pemateri yang menurut beliau sudah sangat berpengalaman di bidang kajian webinar kali ini.

Warek I IAIN Kendari, Dr. Husain Insawan, M.Ag. saat memberikan sambutan.

Prof. Azhar yang didaulat menjadi pembicara pertama menyampaikan bahwa teknologi merupakan perangkat apa saja yang dapat membantu kita memenuhi kebutuhan. Termasuk dalam mempelajari Bahasa Arab terutama di masa sekarang ini, teknologi tidak hanya semakin memudahkan namun juga telah memberi nuansa baru bagi pendidikan jalur formal. Menurut mantan Rektor UIN Alauddin Makassar ini, Blended Leaening sudah merupakan format wajar dalam interaksi belajar mengajar bahasa saat ini. Baik institusi maupun tenaga pendidikan sudah harus menguasai format ini atau ditinggalkan oleh zaman.

Prof. Dr. Azhar Arsyad, MA. saat membawakan materi.

Menurut beliau, tren ini sebenarnya sudah lama menjadi sasaran para akademisi namun Pemerintah belum sepenuhnya memahami situasi ini dengan baik. Pandemi Covid-19 yang muncul di tahun ini seakan memberi akselerasi terhadap penerapan tren ini di segala ini. Padahal, justru pengembangan aplikasi belajar mandiri bahasa asing melalui perangkat cerdas sudah sedari dulu dikenal. Beliau menekankan bahwa sudah seharusnya generasi sekarang merangkul tren ini untuk memberi akselerasi terhadap proses belajar mereka. Bukan tidak mungkin, seluruh kegiatan akademik bahkan tradisi kampus akan berubah secara drastis karena perkembangan teknologi ke depannya.

Salah satu tampilan slide dari Prof. Azhar yang dijelaskan kepada para penyimak Webinar.

Dr. Nasaruddin melanjutkan bahasan pada sesi materi kedua dengan menegaskan bahwa teknologi pembelajaran mencakup segala aspek yang memudahkan pemenuhan target belajar. Tidak melulu tentang perangkat atau media tapi mencakup hal-hal teknis pendukung seperti perencanaan dan pemahaman terhadap perilaku dan karakteristik peserta didik. Sebab “ruh” dari proses belajar adalah eksistensi antara pengajar dan pelajar. Tanpa mereka berdua, teknologi hanyalah sekadar alat tanpa guna.

Dr. Nasaruddin, pemateri pada sesi kedua.

Di sisi lain, kelas belajar tidak harus menafikan teknologi apalagi hanya karena masalah berkah yang dicari pelajar ke pengajarnya. Teknologi adalah alat dan bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan serta mengatasi kendala yang biasanya kita temui dalam interaksi belajar mengajar. Sehingga kesungguhan dalam mendisiplinkan diri dengan bersungguh-sungguh belajar di bawah panduan kreativitas pengajar merupakan kunci utama keberhasilan belajar. Teknologi belajar berfungsi untuk memberi akselerasi dan mengatasi kendala yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan tersebut.

Salah satu slide yang ditampilkan oleh Dr. Nasaruddin.

Webinar seri 3 dari serial VIRAL ini merupakan jawaban dari beberapa masukan dari para penyimak setia yang meminta panitia untuk mengangkat topik mengenai Bahasa Arab dalam dunia akademik. Kepala UPT Pengembangan Bahasa, Dr. Ahmad, Lc.,M.HI, menegaskan bahwa serial VIRAL memang fokus pada isu tersebut. Menurut beliau, VIRAL akan kembali hadir dengan topik dan pemateri yang tentunya tidak akan mengecewakan penyimak.

Bagi yang tidak sempat mengikuti kajian webinar VIRAL seri 3 ini secara langsung masih dapat mengaksesnya melalui kanal Youtube L-Paper Media di tautan berikut:

https://youtu.be/TanlHG37yvs
Sesi Youtube Live Webinar Seri 3 VIRAL.

Begi penyimak yang telah melakukan registrasi melalui tautan pendaftaran yang telah diedar dan melakukan registrasi ulang saat siaran langsung webinar dapat mengunduh E-Sertifikat pada tautan berikut:

https://drive.google.com/drive/folders/1QQ_u4ZI2mOvU_HorVsJ2HdVZ8GpJYkFI?usp=sharing